Merapi Farma Herbal adalah salah satu kawasan wisata belanja yang berusaha ikut berperan dalam melestarikan kekayaan budaya bangsa dengan mengembangkan tanaman obat tradisional, dan obat tradisional. Wilayah belanja yang beruoa kebun ini, berisi lebih dari 200 jenis tanaman obat yang bisa dilihat langsung, serta memberikan pengetahuan tentang manfaat dari tanaman obat tersebut.
Penggunaan obat tradisional dengan memanfaatkan tanaman berkhasiat obat semakin meningkat. Penggunaan tanaman obat yang dikenal sebagai obat tradisional merupakan salah satu jawaban untuk mengatasi masalah masyarakat dalam hal pemenuhan kebutuhan kesehatan, karena obat tradisional lebih murah, mudah diperoleh dan efek samping relatif kecil. Selain itu, adanya tren masyarakat yang menggunakan bahan-bahan alami maupun gerakan back to nature, yang menyadari efek samping dari obat kimia, mendorong masyarakat untuk menggunakan obat tradisional.
Saat menyusuri kebun yang tertata rapi ini, pengunjung dapat mengenali setiap jenis tanaman dengan mudah, karena sejumlah besar tanaman di pot sudah diberi keterangan nama, berikut bagian dari tanaman yang diambil sebagai bahan jamu. Tidak semua tanaman yang ada dapat dimanfaatkan sebagai obat langsung. Adapula jenis tanaman yang berfungsi sebagai obat luar. Misalnya, tanaman mindi (Melia azedarach L) yang berfungsi sebagai pestisida alami bagi tanaman.
B. Keistimewaan
Perjalanan menelusuri kebun tanaman obat yang bentuknya memanjang dengan luas sekitar 5.000 meter persegi ini tidak terlalu melelahkan, mengingat Merapi Farma Herbal terletak di kaki Gunung Merapi dengan hawa dingin, sejuk dan sangat kental dengan nuansa alam.
Berkunjung ke Merapi Farma Herbal merupakan suatu paket wisata segar, sehat dan berwawasan lingkungan. Hawa dingin dan sejuk sangat serasi dengan kehangatan suguhan jamu godhog yang sehat berkhasiat membuat suasana jadi berbeda.
Jika tertarik lebih jauh mengenal tanaman obat dan pemanfaatannya, tempat ini menyediakan paket pelatihan setiap dua atau tiga bulan sekali. Pelatihan ini dapat diikuti oleh siapa saja, tidak dibatasi usia, jenis kelamin, dan pendidikan. Pelatihan meliputi pengenalan tentang tanaman obat berikut pemanfaatan dan khasiatnya, hingga mempelajari proses meracik ramuan atau obat dari tanaman obat. Selain memperoleh ilmu baru, pelatihan tentang tanaman obat merupakan salah satu gerakan kembali ke alam untuk mengobati berbagai macam penyakit.
Obat tradisional dapat diperoleh di Industri jamu atau dengan membuat sendiri secara sederhana. Namun untuk membuat obat tradisional memerlukan pengetahuan dan pengalaman yang lebih. Oleh karena itu perlu dilakukan pengenalan pemanfaatan tanaman obat serta sesuai dengan visi dan misi untuk mengembangkan dan menyebarluaskan pengetahuan tentang pemanfaatan tanaman obat dan jamu kepada masyarakat luas akan kekayaan hayati yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Di Outlet Jamu, Anda bisa mencicipi jamu godhog yang terbuat atau diracik dari beberapa jenis herbal yang berupa simplisia atau rajangan tanaman obat, yang diolah melalui beberapa proses secara bersih untuk mendapatkan produk bermutu. jamu godhog yang disediakan ada 19 jenis sesuai dengan penyakit dan keluhan kesehatan. Selain memproduksi jamu godhog, juga mengusahakan pembibitan tanaman obat dan budidaya tanaman obat. Tanaman obat yang digunakan sebagai bahan utama jamu sebagian besar dipanen dari kebun budidaya tanaman obat yang terletak di lahan dalam kawasan wisata agro tanaman obat merapi farma. Selain untuk pemakaian sendiri, berbagai jenis tanaman obat juga ditanam dalam berbagai ukuran polibag untuk memudahkan konsumen yang ingin mengoleksi tanaman obat.
Di kedai Merapi Farma Herbal tersebut tersedia berbagai jenis jamu godok yang berkhasiat menyembuhkan beragam jenis penyakit. Jamu godok, meskipun sedikit lebih pahit atau getir dibandingkan jamu instan, namun terasa lebih segar di badan. Rasa pahit atau getir akan tergelontor dengan air gula jawa yang disediakan untuk mendampingi minuman jamu godok tersebut. Jamu yang dapat diminum antara lain : sehat wanita, sehat pria, asam urat, kolesterol, kencing manis, darah tinggi, jantung, pegel linu, encok/rematik, masuk angin dan gemuk sehat. Selain jamu, Anda juga dapat menikmati minuman kesehatan antara lain : jahe merah, jahe wangi, jahe spesial, kunir asem, kunir putih, beras kencur, temulawak, sirih wangi dan tribulus serta camilan seperti mete, kacang, kripik salak, kripik jamur dan kripik nangka.
C. Lokasi
Merapi Farma Herbal Yogyakarta berada di Jl. Kaliurang Km 21,5 Hargobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta
D. Akses
Untuk Anda yang ingin berkunjung ataupun berbelanja Obat tradisional atau Jamu Herbal, dari Yogyakarta bagi Anda yang menggunakan kendaraan pribadi dapat menuju ke kawasan Kaliurang tepatnya setelah Pakem. Tidak terlalu sulit menemukan lokasi ini karena letaknya di tepi jalan dan ada papan nama yang bisa membantu Anda.
E. Harga
Jamu godhok yang disediakan di Kedai atau Outlet Jamu ini dijual dengan harga mulai dari Rp 5.000,00 hingga Rp 40.000,00 tergantung jenis jamunya.
F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya
Selain terdapat Kedai Obat Tradisional Herbal dan Kebun Tanaman Obat Herbal, di Merapi Farma Herbal juga tersedia pula mushola untuk kebutuhan rohani Anda serta fasilitas umum lainnya seperti kamar mandi dan toilet.
Ruang Pertemuan juga ada di tempat ini yang digunakan untuk menampung kurang lebih 80 orang dengan dilengkapi fasilitas audio visual yang memadai. Ruangan ini dapat digunakan sebagai tempat pertemuan teman bisnis, rapat, dan digunakan untuk pelatihan. Sementara Outlet Jamu memang disediakan untuk berbagai macam jamu dan obat tradisional yang berkhasiat menyembutkan berbagai macam penyakit. Selain itu juga terdapat Kebun Koleksi, Kebun Pembibitan dan Budidaya.
Teks: Andreas Eko Wahyu S
Foto: Koleksi Jogjatrip.com
(Data primer dan berbagai sumber)
Cahyono
tanggal 03 Nopember 2010
Silakan berbagi cerita, opini dan pengalaman tentang wisata di Jogja. Disini anda bisa :
Yuhastina Naina , tanggal 13 Januari 2011
Administrator , tanggal 11 Oktober 2010
Cahyono , tanggal 03 Nopember 2010
Eko Wahyu , tanggal 17 Januari 2011
Hengky Aditya Putra , tanggal 19 Oktober 2010
Yuhastina Naina , tanggal 11 Januari 2011
Administrator , tanggal 11 Oktober 2010
Cahyono , tanggal 17 Januari 2011
Cahyono , tanggal 15 Januari 2011
Cahyono , tanggal 02 Maret 2011
Cahyono , tanggal 19 Oktober 2010
Cahyono , tanggal 12 Januari 2011
Cahyono , tanggal 11 Januari 2011
Cahyono , tanggal 13 Januari 2011
Cahyono , tanggal 19 Oktober 2010
Cahyono , tanggal 03 Nopember 2010
Cahyono , tanggal 19 Oktober 2010