Para penarik becak di kawasan wisata yang ada di Kota Yogyakarta beberapa waktu lalu dibekali dengan buku saku berbahasa inggris yang isinya percakapan dengan wisatawan asing. Disparbud Kota Yogyakarta yang menjadi fasilitator berharap agar penarik becak dapat dengan mudah berbincang dengan turis asing yang berkunjung ke Yogya. Komentar Anda...??
Eko Wahyu
tanggal 02 Maret 2011
Silakan berbagi cerita, opini dan pengalaman tentang wisata di Jogja. Disini anda bisa :
Yuhastina Naina , tanggal 13 Januari 2011
Administrator , tanggal 11 Oktober 2010
Cahyono , tanggal 03 Nopember 2010
Eko Wahyu , tanggal 17 Januari 2011
Hengky Aditya Putra , tanggal 19 Oktober 2010
Yuhastina Naina , tanggal 11 Januari 2011
Administrator , tanggal 11 Oktober 2010
Cahyono , tanggal 17 Januari 2011
Cahyono , tanggal 15 Januari 2011
Cahyono , tanggal 02 Maret 2011
Cahyono , tanggal 19 Oktober 2010
Cahyono , tanggal 12 Januari 2011
Cahyono , tanggal 11 Januari 2011
Cahyono , tanggal 13 Januari 2011
Cahyono , tanggal 19 Oktober 2010
Cahyono , tanggal 03 Nopember 2010
Cahyono , tanggal 19 Oktober 2010
wah setuju sekali kalo para tukang becak dibekali buku saku berbahasa inggris.penting untuk komunikasi mereka saat berbincang dengan turis...jogja memang istimewa kok...
pingin jg sqali2 menarik becak sambil belajar bhs bule, asyik qaleee..... Biar aq bs njelasin pd turis, that Jogjatrip is well and achuix thenaans, hehehe...