Wani ngalah berbeda dengan kalah. Wani ngalah hanya berusaha menyenangkan pihak lain. Orang yang suka mengalah biasanya selalu menjaga perasaan orang lain agar tidak tersinggung. Pribadi yang baik tidak malu untuk wani ngalah ‘berani mengalah’. Prinsip orang yang wani ngalah adalah menang ora kondhang, kalah wirang. Untuk bisa wani ngalah, seseorang harus bersedia menyingkirkan egoismenya. Bagi yang terlampau peduli gengsi, sikap wani ngalah tentu sangat berat untuk dilakukan. Demi harga diri lebih baik kalah wang daripada kalah wong. Berani berlaku garang walaupun keadaannya garing ‘kering’. (Dari berbagai sumber)