English Version | Bahasa Indonesia
Daftar | Masuk Minggu, 19 Mei 2013

Pesanggrahan Gua Siluman

Pesanggrahan Gua Siluman

Rating : 1 ( 4 pemilih )

PESANGGRAHAN GUA SILUMAN

Alamat :

Koordinat GPS :

Share



A. Selayang Pandang

Di Yogyakarta ada sebuah tempat yang dipercaya masyarakat, sangat manjur untuk dijadikan sarana untuk membuang kesialan yang mendera hidup seseorang. Pesanggrahan Gua Siluman, sebuah petilasan atau semacam situs bersejarah yang berupa tempat pemandian gaya kerajaan Jawa jaman dahulu. Bentuk bangunannya unik, berada sekitar 4 meter di bawah permukaan tanah. Bentuknya yang terpendam, membuat banyak orang menyebutnya juga sebagai Benteng Pendem.

Tak banyak yang mengenal Pesanggrahan Gua Siluman. Maklum, pesanggrahan yang dibangun oleh Hamengku Buwono II ini memang tidak setenar Istana Air Tamansari. Tapi, di balik ketidakpopulerannya, pesanggrahan ini sebenarnya pernah berfungsi penting bagi kalangan Keraton Yogyakarta, sebagai tempat bertapa. Bersama Pesanggrahan Warungboto, tempat ini disebut dalam salah satu tembang macapat yang berkisah tentang kemajuan yang diraih selama pemerintahan Hamengku Buwono II di Yogyakarta. Bangunan Pesanggrahan Gua Siluman ini sudah tidak utuh lagi, bagian dalam gua terdiri dari lorong-lorong yang sudah banyak ditumbuhi oleh lumut. Areal bangunan ini tidak terlalu luas, hanya sekitar 100 x 200 m saja.

Dahulu, Danang Sutowijoyo alias Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram, mendirikan kerajaannya di kawasan Kota Gede. Karena perjanjian Giyanti, akhirnya memaksa Keraton Mataram harus angkat kaki dari Kota Gede. Raja yang menjabat kala itu mendapat wangsit untuk memindahkan kerajaan dari Kota Gede ke kawasan Wonocatur, Bantul. Persiapan pun telah dilakukan, termasuk mendirikan pemandian untuk para putri serta selir-selir istana, yang kini disebut Gua Siluman. Belum juga selesai membangun pesanggrahan tersebut, raja mendapat wangsit lain dan ternyata kerajaan tidak jadi didirikan di Wonocatur dan pindah ke Plered. Sejak didirikan hingga sekarang, belum pernah sekalipun tempat ini difungsikan, dan belum ada sekalipun seorang putri kraton atau selir muda nan cantik yang mandi di tempat ini.

B. Keistimewaan

Di balik segudang misteri dan keangkeran di Gua Siluman tersebut, ternyata pesanggrahan yang merupakan cagar budaya yang dilindungi ini dipercaya memiliki keampuhan lain, seperti mampu untuk membuang sial. Yang dimaksud buang sial disini adalah meruwat atau berusaha merubah nasib seseorang dari sebelumnya menjadi lebih baik lagi.

Pada pintu gerbang terdapat relief burung Beri di bagian atasnya. Bentuknya yang unik masih dapat dilihat jelas meski beberapa bagian sudah mengalami kerusakan karena dimakan usia. Sementara pada bagian bawah pintu, terdapat beberapa anak tangga yang menghubungkan bagian luar dengan lorong. Bila masuk lebih ke dalam, akan dijumpai lagi sebuah pintu yang bagian atasnya berbentuk lengkung, mungkin berfungsi sebagai penanda sudah memasuki lorong.

Berkeliling ke sisi barat daya, terdapat satu buah kolam air lagi yang berbentuk lingkaran. Kolam itu dihiasi dengan arca burung Beri dengan paruhnya yang menonjol. Bentuknya sangat unik, terutama karena paruhnya sekaligus berfungsi sebagai pancuran air. Tak jauh dari pintu yang menghubungkan ke ruangan paling timur, terdapat sebuah sekat yang dihiasi ornamen-ornamen indah serupa motif kain batik.

Areal pesanggrahan mencakup wilayah kanan dan kiri jalan, bagian bangunan di kiri jalan merupakan pintu gerbang masuk pesanggrahan ini. Pintu itu bersambungan dengan lorong menuju areal bangunan yang berada di kanan jalan. Artinya, lorong yang menghubungkan kompleks di kanan dan kiri jalan itu berada di persis di bawah jalan raya menuju Berbah itu.

C. Lokasi

Pesanggarahan Gua Siluman terletak di Desa Wonocatur, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta

D. Akses

Untuk bisa mencapai lokasi Pesanggrahan Gua Siluman ini, cukup mudah. Jaraknya hanya sekitar 15 km ke arah timur Kota Yogyakarta atau dari pusat kota, dan akan memakan waktu kurang lebih 20 menit saja. Lokasi Gua Siluman ini terletak di jalan yang menghubungkan Ring Road Timur Yogyakarta dengan wilayah Berbah, Sleman. Anda yang ingin berkunjung bisa melewati Jalan Raya Janti sampai perempatan Blok O, kemudian berbelok ke kanan. Setelah menemukan papan penunjuk ke arah Berbah, anda tinggal berbelok ke kiri. Pesanggrahan ini ditandai dengan tembok tinggi setebal 75 cm yang warnanya sudah mulai menghitam.

E. Harga Tiket

Berkunjung ke Pesanggrahan Gua Siluman ini sama sekali tidak dikenakan biaya masuk, Anda bisa dengan bebas mengunjungi dan menikmati sisa-sisa sejarah bangunan ini. Kalau Anda bisa bertemu dengan juru kuncinya atau pengelola pesanggrahan ini, alangkah baiknya jika Anda mengajaknya untuk berkeliling melihat-lihat seluruh isi situs ini.

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Kawasan Pesanggrahan Gua Siluman ini memang mudah ditemui karena letaknya di tepi jalan raya, namun kondisinya yang sudah tinggal puing-puing dan berada di antara padatnya pemukiman warga, kawasan ini nyaris tidak terlihat. Tidak banyak fasilitas yang ada di tempat ini namun dijumpai taman yang hijau dan sebuah kolam dengan mata air yang masih mengalir.


Teks : Eko Wahyu
Foto : Koleksi Jogjatrip.com
(Data primer dan berbagai sumber)



Dibaca : 5922 kali.

Jika Anda dari luar Yogyakarta, dan ingin mengunjungi tempat ini dengan jasa travel biro,
silakan hubungi:

Maharatu Tour and Travel

Jl. Gambiran No. 85 Yogyakarta 55161 - Indonesia.
Telp. 0274 8373005/ 0274 414233
Email : maharatu@maharatu.com - maharatu257@yahoo.com
Website : www.maharatu.com

Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola obyek wisata setempat.





Obyek lainnya