English Version | Bahasa Indonesia
Daftar | Masuk Jumat, 28 November 2014

Museum Biologi UGM

Museum Biologi UGM - (Photo by Adi Tri Pramono)

Rating : 2.5 ( 20 pemilih )

MUSEUM BIOLOGI UGM

Alamat : Jalan Sultan Agung 22, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia

Koordinat GPS : -7° 48' 4.18", +110° 22' 32.24"

Share



A. Selayang Pandang

Museum merupakan sebuah wahana ilmu pengetahuan. Sejalan dengan semangat itu, maka pendirian Museum Biologi sangat tepat sebagai sarana wisata edukasi bagi para pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum. Museum ini dibangun dengan mengkhususkan pada koleksi yang terkait dengan ilmu hayati (biologi).

Adalah seorang dokter gigi, Prof. Drg. R.G. Indroyono dan Prof. Ir. Moeso Soeryowinoto yang menggagas pendirian museum ini. Awalnya, mereka mengelola museum masing-masing, Prof. Indroyono dengan museum zoologicumnya dan Prof. Moeso Soeryowinoto menggawangi museum herbarium. Kedua museum ini sama-sama berada di bawah Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta yang kala itu masih bertempat di Ndalem Mangkubumen, Ngasem, sehingga kondang dengan sebutan Fakultas “Kompleks Ngasem”. Kemudian, mereka mencetuskan gagasan untuk menyatukan kedua museum pribadinya ke dalam sebuah museum baru, yakni Museum Biologi.

Pada perkembangan selanjutnya, atas prakarsa Dekan Fakultas Biologi, Ir. Suryo Adisewoyo, bertepatan dengan Dies Natalis Fakultas Biologi UGM pada tanggal 20 September 1969, maka diresmikanlah bangunan museum ini oleh Rektor UGM sekaligus pemrakarsa museum ini, Prof. Drg. R.G. Indroyono, dan Drs. Anthon Sukahar selaku ketua tim pelaksana. Museum ini mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 1 Januari 1970 atau sekitar 5 bulan pascaperesmian (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi DIY, 2002: 23).

Dalam perjalanannya, keberadaan museum ini bisa dibilang kembang-kempis. Hal ini disebabkan oleh tidak terjaganya sistem pengelolaan yang baik di dalam museum. Selain itu, tenaga profesional yang bekerja juga kurang memadai. Kendati demikian, keberadaan museum yang memiliki delapan ruang pameran ini sangat berharga karena siapapun yang berminat untuk belajar ilmu hayati atau biologi, bisa mengunjugi museum yang telah berusia hampir 40 tahun ini.

B. Keistimewaan

Ketika mengunjungi Museum Biologi, wisatawan akan takjub dengan ribuan koleksi museum ini berupa koleksi herbarium atau awetan-awetan, baik awetan basah maupun kering, dari pelbagai fauna dan flora. Jumlah keseluruhan koleksi di museum ini mencapai sekitar 3.700 spesies, dengan rincian sebanyak 70% persen merupakan preparat tanaman, sedangkan 30% lainnya berupa preparat hewan (Kompas, 08/04/09). Dengan jumlah koleksi ini, wisatawan yang berkunjung ke museum ini dijamin tidak akan kecewa.

Sebagai museum yang mengkhususkan pada koleksi flora dan fauna yang telah diawetkan, Museum Biologi terasa begitu menarik. Hal ini dikarenakan museum ini merupakan museum satu-satunya di Yogyakarta, bahkan di Indonesia yang mampu menampilkan dan memamerkan jenis koleksi semacam ini. Di museum ini, pengunjung akan menyaksikan koleksi-koleksi museum yang dibagi ke dalam delapan ruang pameran.

Mengunjungi museum ini dimulai dari Ruang Pameran I dan II. Setelah melewati pintu masuk, pengunjung langsung dapat menyaksikan koleksi museum berupa kupu-kupu dan serangga, ikan hiu, kuda laut, kerangka aves, kerangka kambing, berbagai rupa cangkang keong, musang, dan sebagainya yang telah dikeringkan dan diletakkan dalam rak-rak kayu berkaca. Selain itu, kita dapat melihat etalase-etalase yang berisi terumbu karang, kerangka manusia, kerangka simpanse, serta diorama komodo, katak, dan juga ular.

Setelah itu, wisatawan dapat melanjutkan tamasya museum ke Ruang III dan IV. Di kedua ruang ini, kita dapat melihat ratusan Awetan Hewan Basah dan Awetan Tumbuhan Basah pada stoples-stoples berukuran sekitar 500 ml yang disimpan dalam rak bertingkat empat dengan pintu geser yang terbuat dari kaca.

Setelah selesai mengelilingi empat ruangan, wisatawan bisa langsung menuju ke Ruang Kerangka (Ruang V) yang menyajikan kerangka utuh kuda dan gajah. Kemudian, keluar dari Ruang Kerangka, para pelancong bisa beranjak ke Ruang Aves dan Penyu (Ruang VI dan VII) di mana dipamerkan awetan aves atau burung yang telah dibekukan. Sedangkan pada Ruang Penyu, terdapat beberapa awetan penyu atau kura-kura khas Indonesia dan beberapa speseis burung.

Pada ruang ekhsibisi terakhir, yakni Ruang Diorama atau Ruang VIII, wisatawan dapat melihat kotak-kotak kayu yang terbungkus kaca berisi satu jenis binatang atau sekelompok binatang berlatar habitat mereka yang diilustrasikan pada gambar tiga dimensi. Ruang Diorama inilah yang menjadi andalan Museum Biologi, karena dengan menyaksikan diorama-diorama ini pengunjung dapat membayangkan kehidupan nyata dan habitat hewan-hewan yang telah membeku tersebut.

C. Lokasi

Jalan Sultan Agung 22, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.

D. Akses

Bila Anda berada di pusat kota Yogyakarta, yakni sekitar kawasan Malioboro, Gedung Agung, Museum Benteng Vredebug, maupun Keraton Yogyakarta, Anda bisa mencari bus-bus kota yang lalu-lalang di sekitar tempat itu. Cari bus yang menuju ke arah Jalan Sultan Agung, Pakualaman, atau Mangkunegaran. Hanya dengan Rp2.000,00 Anda sudah bisa sampai di Museum Biologi dalam waktu sekitar 10 menit. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan taksi, bus Trans Jogja di halte terdekat, becak, maupun andong wisata.

E. Harga Tiket

Pengunjung tidak perlu membayar karcis masuk.

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Pengunjung Museum Biologi UGM akan mendapatkan fasilitas pemandu museum. Sebagai pemandu, ia akan menjelaskan koleksi-koleksi museum baik yang dipamerkan dalam etalase, diorama, maupun dalam ruang penyimpanan. Selain itu, sebuah perpustakaan yang representatif disediakan bagi Anda yang berminat untuk mengenal lebih jauh ilmu hayati. Kemudian, tempat parkir yang memadai, toilet, dan ruang ibadah (mushola) tersedia di sekitar bangunan museum.


Teks: Khidir Marsanto
Foto: Koleksi Jogjatrip.com
(Data primer dan berbagai sumber)



Dibaca : 14938 kali.

Jika Anda dari luar Yogyakarta, dan ingin mengunjungi tempat ini dengan jasa travel biro,
silakan hubungi:

Maharatu Tour and Travel

Jl. Gambiran No. 85 Yogyakarta 55161 - Indonesia.
Telp. 0274 8373005/ 0274 414233
Email : maharatu@maharatu.com - maharatu257@yahoo.com
Website : www.maharatu.com

Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola obyek wisata setempat.





Obyek lainnya

OBYEK WISATA

  • Pengunjung Online

           Online: 797
     Hari ini: 1.272
     Kemarin : 10.258
     Minggu lalu : 70.121
     Bulan lalu : 240.331
     Total : 8.531.762
    Sejak 20 Mei 2010