English Version | Bahasa Indonesia
Daftar | Masuk Jumat, 25 Juli 2014

Desa Wisata Garotan Bendung

Photo by visitingjogja.com

Rating : 4 ( 2 pemilih )

DESA WISATA GAROTAN BENDUNG

Alamat : Dusun Garotan, Desa Bendung, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul

Koordinat GPS : -7 51' 16.11", +110 43' 19.41"

Share



A. Selayang Pandang

Alunan musik Keroncong Campursari terasa menjadi penyemangat beberapa pekerja yang sedang menempa besi menjadi benda seni. Maklum saja, sebagian penduduk di desa ini berprofesi sebagai pengrajin berbagai produk kerajinan yang berbahan baku besi. Inilah Desa Wisata Garotan Bendung, sebuah desa wisata di Kabupaten Gunungkidul yang dikenal sebagai desa pembuat barang kerajinan berbahan baku besi dengan teknik cor logam.

Berkunjung ke Kabupaten Gunungkidul, kita tak hanya dapat menikmati lukisan alam berupa pantai pasir putih yang terhampar dari Pantai Kukup, Krakal, Sundak, dan seterusnya. Berkunjung ke Gunungkidul, kita juga tak hanya menikmati kuliner khas Gunungkidul berupa belalang goreng dan tiwul. Di luar itu semua, ternyata Kabupaten Gunungkidul juga menyimpan satu potensi wisata lainnya, yaitu desa wisata.

Setidaknya terdapat empat desa wisata di Kabupaten Gunungkidul, yaitu Desa Wisata Dusun Bobung Putat, Dusun Garotan Bendung, Dusun Mojo, dan Desa Wonosadi. Keempat desa wisata ini menawarkan kekhasan masing-masing. Dusun Bobung terkenal sebagai sentra kerajinan topeng kayu dan batik kayu, Dusun Garotan Bendung terkenal sebagai sentra industri kerajinan cor besi, Dusun Mojo dikenal sebagai sentra industri kerajinan batu putih dengan ornamen-ornamen yang menarik, dan Dusun Wonosadi terkenal akan keasrian hutan dan kekayaan flora fauna serta banyaknya batu-batu besar yang konon berasal dari letusan Gunung Merapi purba.

Desa Wisata Garotan Bendung merupakan satu di antara keempat desa wisata di Kabupaten Gunungkidul yang menawarkan kerajinan berbahan baku besi dengan teknik cor logam. Desa wisata ini telah terkenal sebagai produsen lampu antik bergaya kolonial yang sangat indah, serta berbagai furnitur lain seperti kursi taman, ornamen, dan barang kerajinan lain dengan teknik cor logam dan mempunyai kualitas produksi yang sangat baik (pengerjaannya halus).

Hampir setiap rumah di desa ini menjadi produsen kerajinan berbahan baku besi tersebut. Sedangkan sebagian penduduk desa lainnya berprofesi sebagai petani. Potensi para penduduk desa akhirnya menggugah Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul untuk mengembangkan Dusun Garotan yang secara administratif masuk wilayah Desa Bendung menjadi desa wisata. Pada tahun 2001, Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul akhirnya menetapkan Dusun Garotan menjadi desa wisata dengan ciri khas sebagai desa pengrajin dengan bahan baku besi berteknik cor logam.

Daerah yang telah didukung oleh kekayaan alam berupa lingkungan yang asri dengan banyaknya pepohonan yang rimbun ini semakin mendapatkan bentuknya sebagai desa wisata, ketika pemerintah yang bekerjasama dengan masyarakat sekitar membangun berbagai sarana dan prasarana pendukung seperti penginapan, kios cinderamata, dan paket wisata. Selain itu, pemerintah dan masyarakat setempat juga menyuguhkan berbagai acara kesenian tradisional yang menarik, seperti jathilan, campursari, dan lain sebagainya.

B. Keistimewaan

Desa wisata ini terkenal sebagai sentra kerajinan cor besi dengan produk barang berupa lampu antik, kursi taman, dan lain-lain. Khusus lampu antik, banyak orang yang berburu lampu antik dengan harga yang sangat mahal, tetapi Desa Wisata Garotan yang terkenal akan industri lampu antik, baik lampu antik dengan motif Jawa maupun zaman kolonial Belanda, sanggup memproduksi lampu antik dengan kualitas yang sangat baik dengan harga yang relatif lebih murah.

Selain sebagai sentra kerajinan cor besi, pengunjung juga bisa menikmati nuansa perdesaan yang tersaji lewat paket wisata, yaitu bercocok tanam padi, beternak sapi, kursus singkat membuat berbagai makanan khas Gunungkidul, kursus singkat membuat kerajinan berbahan baku besi, dan mengikuti kegiatan gotong-royong bersama warga desa setempat. Lingkungan desa yang asri dengan dukungan udara segar dan rimbunnya pepohonan, menjadikan wisatawan serasa benar-benar menjadi orang desa.

C. Lokasi

Lokasi Desa Wisata Garotan Bendung terletak Dusun Garotan, Desa Bendung, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, sekitar 25 km ke arah utara dari Kota Wonosari, atau sekitar 60 km ke arah Timur dari Kota Yogyakarta.

D. Akses

Lokasi Dusun Garotan mudah dijangkau, baik dengan kendaraan pribadi roda dua (2) maupun empat (4) karena jalan menuju ke desa wisata ini telah beraspal mulus. Selain menggunakan kendaraan pribadi, pengunjung juga bisa memanfaatkan sarana angkutan umum dengan naik bus jurusan Yogyakarta-Wonosari dari Terminal Bus Giwangan, Yogyakarta, turun di Terminal Wonosari. Dari Terminal Wonosari, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan dengan naik angkutan umum berbentuk colt berwarna hijau dengan jurusan Kecamatan Semin. Selain naik colt, pengunjung juga bisa naik ojek dari Terminal Wonosari menuju Desa Wisata Garotan yang berjarak sekitar 25 km dari Terminal Wonosari. Ongkos ojek sekitar Rp. 20.000,00 – Rp. 25.000,00, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

E. Harga Tiket

Pengunjung yang akan singgah di Desa Wisata Garotan Bendung tidak dipungut biaya.

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Para pengunjung dapat langsung memesan produk asli daerah ini atau dapat membeli langsung dari para pengrajin. Di sini juga disediakan beberapa kios yang menjual souvenir dan barang-barang kerajinan khas Desa Garotan Bendung. Harga barang yang ditawarkan tergolong murah karena para pedagang menjual barang produksi sendiri, maupun dari tangan pertama (produsen) tanpa perantara distributor.

Selain kios cinderamata, Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul bekerjasama dengan masyarakat setempat juga membangun berbagai tempat penginapan, seperti penginapan berkapasitas 15 kamar, 7 unit home stay berkapasitas total 35 orang dengan harga sewa Rp. 65.000,00 per orang (makan 3 kali), dan 2 ruang pertemuan berkapasitas 150 orang dengan biaya sewa Rp. 100.000,00.

Fasilitas lain yang ditawarkan di Desa Wisata Garotan Bendung adalah toilet yang bersih (sebanyak 4 unit), sebuah pusat informasi yang bisa melayani pengunjung setiap hari pada pukul 08.00-16.00 WIB, pusat jajanan (kios oleh-oleh) yang menjual berbagai makanan khas Gunungkidul, seperti keripik singkong, gaplek, tiwul, sayur lombok ijo, sego abang, dan berbagai aneka minuman ringan. Selain itu juga tersedia area parkir yang cukup luas di dua tempat yang berkapasitas maksimal 60 unit mobil, 200 unit sepeda motor, dan 3 unit bus.

Sarana dan prasarana pendukung serasa tak lengkap jika sebuah desa wisata dibuat tanpa menampilkan acara-acara kesenian rakyat. Untuk itulah, Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul dan masyarakat setempat juga rutin menggelar acara-acara kesenian rakyat sebagai daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Desa Wisata Garotan Bendung. Acara-acara kesenian rakyat tersebut, seperti campursari, wayang kulit, jathilan, karawitan, dan tayub.

Selain itu, pengunjung juga bisa memanfaatkan paket wisata yang sudah diagendakan, seperti melihat dan belajar kesenian tradisional (jathilan, campursari, karawitan, wayang kulit, dan tayub), melihat dan belajar proses pembuatan lampu antik dari cor logam, jelajah desa, beternak sapi, sampai kegiatan bercocok tanam.

 

Teks: Tunggul Tauladan
Foto: Koleksi Jogjatrip.com
(Data primer dan berbagai sumber)



Dibaca : 6303 kali.

Jika Anda dari luar Yogyakarta, dan ingin mengunjungi tempat ini dengan jasa travel biro,
silakan hubungi:

Maharatu Tour and Travel

Jl. Gambiran No. 85 Yogyakarta 55161 - Indonesia.
Telp. 0274 8373005/ 0274 414233
Email : maharatu@maharatu.com - maharatu257@yahoo.com
Website : www.maharatu.com

Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola obyek wisata setempat.





Obyek lainnya

OBYEK WISATA

  • Pengunjung Online

           Online: 381
     Hari ini: 663
     Kemarin : 8.745
     Minggu lalu : 61.868
     Bulan lalu : 227.394
     Total : 7.486.567
    Sejak 20 Mei 2010